Rakor Forkompinda Karangasem Bersama Stakeholder ,ini Tujuannya

0 0
Read Time:4 Minute, 12 Second

Karangasem,tbinterpol.com | Pada hari Jum’at tgl 17 Februari 2023, Pukul 10.20 Wita bertempat di Ruang Rapat Gedung Kertha Graha Kantor Bupati Karangasem, Jl. Ngurah Rai, Amlapura berlangsung rapat Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) bersama Stakeholder terkait, Dalam rangka mengantisipasi Situasi dan kondisi yang berkembang saat ini.

Hadir dalam giat tersebut Bupati Karangasem I GEDE DANA, S.Pd.,M.Si., Sekda Kab. Karangasem I KETUT SEDANA MERTA, S.T.,M.T., Kapolres Karangasem AKBP RICKO A. A TARUNA, S.H.,S.I.K.,M.H.,M.M., Wakapolres Karangasem KOMPOL FACHMI HAMDANI, S.Psi.,S.I.K., Dandim 1623/Karangasem LETKOL INF SUTIKNO, S.M., Kepala Seksi Intelijen Kejari Karangasem I DEWA GEDE SEMARA PUTRA, S.H., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Karangasem Drs. I WAYAN SUTAPA, M.Si., Kepala Badan Pertanahan Nasional Kab. Karangasem GUSTI ASTIKA., Ketua PN Amlapura RONY WIDODO., Kadiskoperindang Kab. Karangasem Drs. I GEDE LOKA SANTIKA., Asisten l (Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) I WAYAN PURNA, S.Sis.,M.Si., Asisten ll (Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan) Drs. I WAYAM SUDARSANA, MAP., Plt. Kadis Kominfo Kab. Karangasem I KOMANG AGUS SUKASENA., Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Karangasem I MADE HADI SUSILA, S.E.,M.M

Rangkaian pelaksanaan giat :
Giat dibuka oleh Bupati Karangasem yang intinya menyampaikan : Agar kegiatan pertemuan Forkopimda dapat rutin dilaksanakan guna mengetahui permasalahan yang terjadi di Wilayah Kab. Karangasem, Adapun yang menjadi perhatian utama adalah masalah Inflasi seperti kenaikan harga komodity Cabai Rawit dan Komodity Beras, adanya potensi kerawanan Kamtibmas karena adanya konflik adat, permasalahan saling klaim objek tanah di Ds. Muncan, Kec. Selat dan Pemasangan tiang provider yang mengganggu sehingga menimbulkan gejolak di masyarakat

Dandim 1623/Karangasem, yang intinya menyampaikan : Permasalahan kenaikan harga khususnya Komodity Beras merupakan permasalahan yg harus dituntaskan secara bersama, Adapun solusi jangka pendek yg dapat dilaksanakan guna antisipasi kenaikan harga komodity beras seperti melaksanakan koordinasi kepada Bulog serta solusi jangka panjang agar meningkatkan hasil pertanian di wilayah Kab. Karangasem, Agar di antisipasi giat peresmian objek Pura Besakih, Guna menghindari terjadinya gejolak di masyarakat terkait isu penculikan anak, agar dapat dipasang CCTV di seputaran sekolah

Kapolres Karangasem, yang intinya menyampaikan perkembangan situasi Ipoleksusbudkam di Wilayah Kab. Karangasem, seperti tahapan kegiatan Politik, adanya saling klaim objek tanah antara Ds. Dinas muncan dan Ds. Adat Muncan, masih adanya konflik sosial yg terjadi di wilayah Kab. Karangasem yg belum terselesaikan atau masih dalam penanganan Pemerintah daerah melalui MDA, antisipasi Hari besar keagamaan seperti Nyepi dan masih tingginya kasus gantung diri

Masih adanya beberapa kasus yg terjadi di Wilayah Kab. Karangasem seperti curanmor dan lakalantas, agar menjadi perhatian bersama guna menekan kasus tersebut, Terkait adanya Isu penculikan anak, pihak Polres Karangasem telah melaksanakan penelusuran terkait permasalahan tersebut diharapkan masyarakat dapat bersama menjaga situasi dengan cara bijak menggunakan sosial media sehingga tidak menimbulkan keresahan terkait permasalahan tersebut, Terkait adanya pembobolan mesin ATM di wilayah Kab. Karangasem, agar pemda dapat melaksanakan koordinasi kepada pihak Bank guna meningkatkan pengamanan mesin ATM

Ketua PN Amlapura, yang intinya menyampaikan : Terkait permasalahan adat seperti tapal batas pihak PN Amlapura mengalami kendala dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dikarenakan Tidak adanya patokan batas yg jelas antar desa serta minimnya pelaku sejarah/Orang yang mengetahui batas suatu desa tersebut, Terkait adanya sertifikat ganda agar pihak BPN dapat memperketat dalam proses penerbitan sertifikat, Guna menghindari permasalahan terkait tanah ayahan desa agar Desa Adat memiliki Data aset sehingga meminimalisir permasalahan yang ada

Kepala Seksi Intelijen Kejari Karangasem, yang intinya menyampaikan :
Masih adanya permasalahan baik masalah saling klaim objek tanah dan permasalahan adat di Kab. Karangasem dimana dilatar belakangi perbedaan kepentingan dan kurangnya komunikasi pada tingkat masyarakat menyebabkan susahnya menyeselaikan permasalahan tersebut

Kepala BPN Kab. Karangasem, yang intinya menyampaikan Terkait permasalahan di Ds. Muncan, Kec. Selat dimana objek tersebut telah mempunyai Sertifikat Hak Pakai No. 3 muncan a.n pemerintah tingkat 1 Bali yang diberikan ijin pakai (Hak Guna Pakai) kepada Ds. Dinas Muncan namun pihak Ds. Adat Muncan mendaftarkan aset tersebut melalui sistem PTSL, Dimana kedepannya pihak PBN akan berkoordinasi kepada pihak BPKAD sehingga penertibat sertigikat dapat langsung mempunyai SPPT

Kesimpulan pelaksanaan rapat yang disampaikan oleh Bupati Karangasem :
Tingginya permintaan komodity beras dan kurangnya produksi beras di Kab. Karangasem sehingga meningkatkan harga komodity beras, agar dapat disosialisasikan makanan pengganti Beras seperti Jagung
Agar diantisipasi kunjungan pemerintah pusat dalam rangka peresmian objek Pura Besakih yang direncanakan pada Bulan Maret 2023
Terkait Konflik Desa Adat merupakan perhatian bersama, diharapkan agar bersama mengupayakan mengurangi terjadinya konflik tersebut serta agar Desa Adat mendatakan aset yang dimiliki sehingga mengurangi konflik yang ada

Tingginya kasus Gantung Diri di wilayah Kab. Karangasem, diharapkan dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga mampu menekan angka kasus Bunuh Diri
Terkait adanya pemasangan tiang provider yang mengganggu, diharapkan agar mencari solusi dengan melaksanakan koordinasi kepada provider tersebut
Terkait adanya isu penculikan anak, diharapkan disetiap sekolah dipasang CCTV guna mencegah terjadinya lermasalahan tersebut
Terkait adanya kasus pembobolan mesin ATM di Kab. Karangasem, akan dilaksanakan koordinasi kepada pihak Bank agar meningkatkan pengamanan di setiap mesin ATM sehingga mengurangi potensi tenjadinya pembobolan tersebut, Giat berjalan dengan aman, tertib dan lancar hingga berakhir pukul 12.00 Wita

Isk

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related posts