Duh..!, Perangkat Desa Harapan Makmur Selatan Mogok Kerja..Ini Alasannya.

4 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Rohil,tbinterpol.com |-
Sudah dua minggu Perangkat Desa Kepenghuluan Harapan Makmur Selatan ( Paket F) Kecamatan Bagan Sinembah Raya ( Basira) melakukan mogok kerja alias tidak masuk kantor.

Menurut informasi dari salah satu perangkat desa Elfida Susanti kepada awak media, Senin (27/2/2023) kemarin menjelaskan, mogok kerja ini dilakukan sebagai bentuk protes atas pengangkatan Sekretaris Desa dan pergeseran perangkat desa secara sepihak.

” Ini sebagai bentuk protes dan kekecewaan kami terhadap Pjs Penghulu yang mengganti Sekdes dan menggeser perangkat desa secara sepihak tanpa melalui musyawarah,” kata Sekdes Harapan Makmur Selatan  Elfida kepada awak media.Selasa (28/2/2023).

Diakui Fida meski perangkat desa mogok kerja alias tidak masuk kantor namun pelayanan tetap dilakukan dirumah. Bahkan tak sedikit warga mengaku kecewa dengan adanya dualisme sekdes di Harapan Makmur Selatan ini.

” Kami berharap Pak Camat dan Kepala dinas PMD Rohil kiranya dapat menyelesaikan permasalahan ini,” harap Fida.

Dikatakan Fida yang akrab disapa,  Pjs Penghulu juga tidak ada komunikas dan rekomendasi dengan Camat Bagan Sinembah Raya Pak Bajuri. Selain itu Pjs Penghulu juga tidak  mengindahkan teguran dari ketua BPKep dan pihak Kecamatan terkait pengangkatan Sekdes secara sepihak ini.

” Kami tidak tau apa masalahnya tiba- tiba diganti tanpa melalui prosedur dan aturan yang ada,” ujar Fida lagi.

Sementara itu Camat Bagan Sinembah Raya Bajuri S.S.Pd MSI saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah mendapat laporan dari perangkat desa dan Ketua BPKep Harapan Makmur Selatan terkait pengangkatan Sekdes baru itu.

” Sudah ada laporan kemarin dan kita juga meminta perangkat desa untuk tetap masuk kerja seperti biasa,” ujar Camat Basira Bajuri S. S.Pd MSI.

Lebih lanjut Camat menegaskan  Pjs Penghulu Harapan Makmur Selatan  melakukan pergantian sekdes dan pergeseran perangkat desa dinilai tidak dapat menjalankan sebagai tupoksi sebagai Pjs Penghulu.

” Mengganti Sekdes dan perangkat desa itu ada aturan dan regulasinya, seperti mengundurkan diri, meninggal dunia, tersangkut hukum dan lainnya,” Tegas Camat.

Lebih lanjut  Camat juga  mengingatkan kepada Pjs Penghulu agar Pjs Penghulu melakukan pembinaan dan bimbingan jika ada perangkat desa yang tidak tau terkait pekerjaan dan bukan mengganti semena- mena.

” Kalau tak ada kesalahan kenapa harus diganti dan kalau ada pergantian harus mengikuti aturan dan regulasi yang ada,”ujar Camat Basira Bajuri S.Pd.( tim).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
100 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related posts