Dana Tembus Rp599 Miliar, Warga Punjulharjo Raih Avanza Gelegar Tamades BKK Lasem

REMBANG, TbInterpol.com -* PT BPR BKK Lasem (Perseroda) mencatat penghimpunan dana masyarakat hingga akhir Triwulan III Tahun 2026 mencapai Rp599 miliar atau melampaui 100 persen dari target rencana bisnis bank. Capaian tersebut diumumkan dalam Gelegar Undian Tabungan Masyarakat Desa (Tamades) Tahun 2026 di Balai Kartini Rembang, Kamis (15/10/2026), yang dihadiri langsung Bupati Rembang H. Harno, S.E.

Dalam pengundian tersebut, hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota Avanza berhasil diraih Dessy Nur Rosiyanti, warga RT 01 RW 01 Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang. Nomor kupon milik Dessy dengan nomor 29612942 keluar setelah diundi langsung oleh Bupati Harno dari total 36.353.800 nomor undian yang berasal dari produk Tabungan Tamades, Tamades Plus, Tamasda, dan Deposito.

Direktur Utama PT BPR BKK Lasem, Herry Setyo Nugroho, S.T. mengungkapkan bahwa Tamades merupakan agenda tahunan sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah atas kepercayaan dan loyalitas.

“Hingga akhir triwulan 2026, penghimpunan dana masyarakat oleh PT BPR BKK Lasem telah mencapai sekitar Rp599 miliar. Capaian tersebut meningkat dibandingkan 2025 dan telah melampaui 100 persen dari target dalam rencana bisnis bank,” ungkapnya.

Herry menegaskan bahwa kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama dalam menjaga kinerja perusahaan agar tetap sehat dan aman.

“Kepercayaan inilah yang menjadi kekuatan kami dalam menjaga kinerja perusahaan agar tetap sehat, aman, dan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya Kabupaten Rembang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, selain hadiah utama mobil, pihaknya juga menyediakan hadiah lain berupa 13 unit sepeda motor, 11 unit lemari es, 11 unit televisi, dan 11 unit sepeda gunung beserta doorprize.

“PT BPR BKK Lasem telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan,” ungkapnya.

Herry menambahkan, saat ini BPR BKK Lasem bersama 33 BPR BKK lainnya di Jawa Tengah tengah menjalani proses transformasi menuju entitas baru bernama BPR 1 Jawa Tengah.

“Mohon doa Bapak Ibu sekalian, semoga langkah kami ini mendapatkan rida dari Allah Subhanahu wa ta’ala, dimudahkan segala sesuatunya dan dianugerahkan kesuksesan,” do’anya.

Sementara itu, Bupati Rembang H. Harno menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi BPR BKK Lasem dalam mendorong budaya menabung dan memperluas inklusi keuangan.

“Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Rembang, saya menyampaikan apresiasi kepada PT BPR BKK Lasem yang secara konsisten terus mendorong budaya menabung dan meningkatkan inklusi keuangan masyarakat,” ucapnya.

Bupati menilai sinergi antara nasabah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha menjadi kunci utama menggerakkan perekonomian daerah, serta peluang usaha di Rembang masih terbuka lebar.

“Peluang bisnis di Kabupaten Rembang masih sangat terbuka. Masyarakat bisa bekerja sama, baik yang menabung maupun yang meminjam untuk usaha, sehingga perekonomian di Kabupaten Rembang bisa berjalan,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan dukungan permodalan secara bijak dan tetap membiasakan diri mengelola keuangan dengan baik, serta berpesan kepada nasabah yang belum beruntung agar tidak patah semangat karena manfaat menabung bukan sekadar hadiah.

“Bagi yang belum berkesempatan memperoleh hadiah, jangan berkecil hati. Terpenting adalah terus menjaga semangat menabung dan menjadi bagian dari kemajuan perekonomian daerah,” tutupnya.

Jurnalis: Mu’ti Hartono RR
Editor: Ade

Related posts