REMBANG, TBInterpol.com – Komitmen memperkuat pembangunan desa melalui kolaborasi TNI dan pemerintah daerah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Rembang. Hal tersebut disampaikan Bupati Rembang, H. Harno, S.E., saat menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0720/Rembang, Rabu (4/11/2026).
Kunjungan Tim Wasev tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengawasan dan evaluasi terhadap program TMMD yang berlangsung di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale. Kehadiran tim menjadi momentum untuk melihat pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan program pembangunan fisik dan nonfisik berjalan sesuai sasaran yang telah direncanakan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Harno menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan TNI yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Rembang menjadi lokasi pelaksanaan program TMMD. Menurutnya, program tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas program TNI Manunggal Membangun Desa yang telah diberikan untuk masyarakat Kabupaten Rembang,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Rembang akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD melalui sinergi dan koordinasi dengan jajaran TNI. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar setiap kegiatan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Rembang akan terus mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan melalui program tersebut,” ucapnya.
TMMD Reguler ke-130 yang dipusatkan di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, menyasar dua bidang utama, yakni pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik. Pada sasaran fisik, kegiatan meliputi pembangunan infrastruktur jalan penghubung antardesa yang sebelumnya masih berupa jalan tanah, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sumur bor. Pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, konektivitas wilayah, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, sasaran nonfisik diarahkan pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai penyuluhan dan pelayanan. Kegiatannya mencakup penyuluhan bela negara, pencegahan penyalahgunaan narkoba dan judi online, pencegahan stunting, pembinaan usaha kecil dan menengah (UKM), serta pelayanan kesehatan. Berbagai program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemandirian masyarakat.
Bupati Harno berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD Reguler ke-130 berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan warga dalam jangka panjang.
“Saya berharap pelaksanaan TMMD dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses infrastruktur, kualitas hidup, dan kesejahteraan warga Desa Ngajaran serta wilayah sekitarnya,” pungkasnya.
Sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Rembang, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perdesaan. Melalui TMMD Reguler ke-130, semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan semakin kokoh, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Jurnalis: Mu’ti Hartono RR
Editor: Redaksi TBInterpol







Users Today : 1592
This Month : 12054
Total Users : 1890499
Views Today : 2488
Total views : 6268643
Who's Online : 14