Jangan Gunakan Trotoar Untuk Jualan, Mengganggu Pengguna Jalan Kaki, Curhat Masyarakat Banyuning.

1 0
Read Time:2 Minute, 24 Second

Buleleng,tbinterpol.com |
Masyarakat Banyuning menyampaikan beberapa keluhan dan curhatan kepada Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., pada saat dilaksanakan kegiatan “Jumat Curhat” pada hari ini Jumat (17/2/2023) pukul 10.00 wita bertempat di aula Kelurahan Banyuning Buleleng.

Kedatangan Kapolres Buleleng bersama dengan beberapa pejabat utama Polres Buleleng, disambut langsung lurah Banyuning Nyoman Muliawan dan Kelian Adat, Tokoh Pemuda, PHDI Kelurahan, Kepala Lingkungan serta Pecalang dan Linmas Kelurahan Banhyuning.

Beberapa Curhatan Hati (curhat) yang disampaikan masyarakat Banyuning diantaranya, penggunaan trotoar yang tidak sesuai dengan fungsinya untuk pejalan kaki. “banyak trotoar sepanjang jalan di kelurahan Banyuning digunakan untuk berjualan dan sangat mengganggu pejalan kaki bahkan mengakibatkan macet, tolong ditertibkan”, ucap Made Wibisana.

Ada juga trotoar yang rusak akibat pohon yang tumbuh disebelahnya, sehingga pengguna jalan kaki saat anak-anak pulang sekolah, berjalan menggunakan badan jalan yang juga dapat mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas. Trotoar yang rusak ini ada di SD Nomor 1 Banyuning. “peristiwa ini sudah sering kami laporkan ke instansi terkait, namun sampai saat ini belum ada tindakan nyata, mohon pak Kapolres untuk menjembataninya”, ucap Nyoman Darwin Setiabudi yang sering dipanggil dengan Pan Klepon (Nong-Nong Kling).

Ada juga pemuda yang merupakan Ketua Karang Taruna Taruni Kelurahan Banyuning menyampaikan, bagaimana menyikapi kebenaran berita yang ada di media sosial karena tidak sedikit berita yang membingungkan bahkan diduga berita itu Hoax.

Sedangkan Lurah Banyuning serta Ketua PHDI Kelurahan Banyuning menyampaikan, mohon kiranya pada saat ada odalan (upacara) di berikan ijin untuk menggunakan badan jalan bahkan kalau bisa kendaraan yang melewati Banyuning sementara dialihkan untuk dapat lancarnya kegiatan upacara, disamping itu juga tidak ada kemacetan disepanjang jalan Banyuning.

Kapolres Buleleng yang mendengar langsung curhatan hati masyarakat Banyuning kemudian memberikan tanggapan diantaranya terhadap penggunaan trotoar akan segera dikordinasikan dengan pihak terkait untuk dapat ditertibkan sehingga trotoar daapt digunakan sesuai dengan fungsinya. Begitu juga terhadap pohon yang merusak trotoar sehingga pejalan kaki tidak dapat menggunakan kembali, akan segera ditindak lanjuti dengan menyampaikan kepada instansi terkait.

“untuk menyikapi berita-berita di media sosial agar benar-benar disikapi dengan bijak, bila ada berita yang tidak sesuai dengan kebenarannya atau berita Hoax, cukup sampai di pengguna media jangan disebarkan lagi, lebih baik cari dari sumber yang pasti terhadap berita-berita yang membingungkan masyarakat”, ucap Kapolres.

“dalam rangka kegiatan upacara atau odalan dan nantinya akan menggunakan badan jalan serta akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas, tolong sebelum kegiatan menyampaikan kepada kami, sehingga kami dapat menempatkan personel dan juga dapat mengalihkan arus lalin untuk tidak mengganggu jalannya odalan atau upacara”, imbuh Kapolres.

Kapolres Buleleng juga mengajak kepada seluruh masyarakat kelurahan Banyuning terutama kepada Pecalang, Linmas dan unsur keamanan yang ada di kelurahan bersama-sama dengan pihak Kepolisian untuk menjaga Harkamtibmas.

“kalau bisa hidupkan kembali Pos Kamling untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta kenyamanan, apalagi di-Tahun 2023 ini sudah dimulai adanya tahapan-tahapan pemilu Tahun 2024, jadikan Bali ini Bali yang Damai “, pinta Kapolres.

Isk

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related posts